Cara kerja ritme pernapasan
Setiap ritme di Breathe adalah pola sederhana dari napas yang dihitung. Anda cukup mengikuti animasi di layar, dan aplikasi yang menghitungnya untuk Anda. Berikut penjelasan tentang keempat preset dan kapan orang biasanya menggunakannya.
5·5
Seimbang
Tarik napas selama lima detik dan hembuskan selama lima detik. Napas yang sama panjang dengan tempo lambat ini, sekitar enam kali per menit, sering disebut pernapasan koheren atau pernapasan resonansi. Ritme ini stabil, cocok untuk kapan saja sepanjang hari, dan merupakan titik awal yang baik jika Anda baru mengenal latihan pernapasan.
4·6
Relaks
Tarik napas selama empat detik dan hembuskan selama enam detik. Membuat hembusan lebih panjang daripada tarikan napas adalah cara yang umum untuk memperlambat diri dan melepaskan ketegangan. Cobalah sepulang kerja, saat istirahat, atau kapan pun Anda merasa stres atau gelisah dan ingin menenangkan diri.
6·4
Energi
Tarik napas selama enam detik dan hembuskan selama empat detik. Tarikan yang lebih panjang dengan hembusan yang lebih pendek terasa lebih membangkitkan energi, sehingga ritme ini cocok untuk pagi hari atau sesaat sebelum kegiatan yang membutuhkan fokus, seperti rapat, olahraga, atau belajar.
4·7·8
Tidur
Tarik napas selama empat detik, tahan selama tujuh detik, lalu hembuskan selama delapan detik. Inilah teknik pernapasan 4-7-8 yang terkenal, yang banyak digunakan sebagai bagian dari rutinitas menjelang tidur. Tahanan napas yang panjang dan hembusan yang lambat memberi perhatian Anda sesuatu yang tenang untuk dijadikan tumpuan saat Anda mulai bersantai.
Anda tidak terbatas pada preset. Atur sendiri waktu tarik dan hembus, tentukan berapa lama sesi berlangsung, dan pilih latar serta soundtrack yang sesuai dengan suasana hati Anda. Beberapa menit saja sudah cukup, dan semuanya berfungsi secara offline setelah media diunduh.